Sabtu, 05 Februari 2011

Seribu Burung Kertas (sebuah cerita lama yang tidak pernah bisa di edit lagi)

Hatiku tidak pernah menyesal, semuanya hanya untukmu Seribu burung kertas, Seribu ketulusan hatiku, berterbangan di dalam angin menginginkan bintang yang lebat besebaran di langit, melewati sungai perak, bermuara pada sebuah jwban. Aku akan selalu bersamamu,Tidak takut berapapun jauhnya. Aku hanya ingin sekarang langsung berlari ke sampingmu, walaupun hanya seperti Masa lalu, seperti asap yang tak setia kepada Api, hilang & tak kan kembali, menambah kerinduan di hatiku y sampai kapanpun kehidupanku untukmu takkan berubah...



Hatiku tidak pernah menyesal, semuanya hanya untukmu. 1000 burung kertas, 1000 ketulusan hatiku, beterbangan di dalam angin menginginkan bintang yang lebat berserakan di langit, menembus galaksi, apakah aku bisa bertemu denganmu?

Tidak takut berapapun jauhnya, hanya ingin sekarang langsung berlari ke sampingmu. Masa lalu seperti asap, hilang dan tak kan kembali, menambah kerinduan di hatiku. Bagaimanapun dicari, jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah…

NB. Hingga saat ini Tuhan belum mengirim pemeran penggantimu, andai saja aku tidak pernah menyia-akan kesempatan itu...